Thursday, July 21, 2016

Tips Ampuh Membeli TV Terbaik, Bagian 1: Ukuran dan Jarak Pandang

Bagi kebanyakan orang, televisi adalah sumber hiburan terbesar di rumah. Bagaimana tidak? Kita bisa menonton siaran olahraga favorit, film, drama seri, game sambil bersantai di sofa bersama keluarga. Dalam hal ini, TV lebih dari sekedar alat elektronik. Dengan menonton TV, kita dapat merasakan keakraban yang lebih dari biasanya bersama keluarga dan kerabat terdekat

Jadi bagaimana kabar TV saat ini? Perkembangan teknologi gadget yang pesat tanpa disadari membuat banyak orang perahan melupakan TV. Maka itu, kami menciptakan TV seri ini untuk mengeksplorasi teknologi terbaru, fitur dan konten dari sebuah TV.

Untuk memulainya, mari kita lihat hal terpenting dalam memilih TV: ukuran mana yang tepat untuk rumah Anda. Meskipun ada banyak fitur dan fungsi yang harus pula diingat ketika memilih TV Anda, namun jarak pandang dan kualitas resolusi TV merupakan pertimbangan yang jauh lebih penting.
Barisan TV Layar Besar

Kita semua tahu bahwa TV yang lebih besar itu lebih popular dan diminati. Terlebih survey membuktikan bahwa rata-rata orang memiliki minimal TV dengan ukuran 40 inch. Menurut perusahaan riset pasar IHS, ukuran TV yang dibeli di seluruh dunia pada umumnya adalah 39,4 inci di tahun 2015.

Di pasar utama dunia seperti Amerika Serikat dan China, perubahan akan terlihat lebih jelas. Di AS, ukuran TV rata-rata yang dibeli tahun ini adalah 42,6 inci, dan akan naik ke 44,5 inci di tahun 2016. Di Cina, ukuran rata-rata TV yang dibeli adalah 43,0 inci pada tahun 2015, dan akan menjadi 43,9 tahun depan. Untuk tipe UHD pada pasar Korea dan Australia, ukuran TV Samsung UHD yang paling sering dibeli oleh konsumen adalah tahun ini adalah 55 inci.
image-2
Selain itu, salah satu perubahan yang lebih signifikan pada TV terihat pada bezel yang beragam. Jika dahulu TV layar besar mungkin memiliki bingkai di sekeliling yang tebal dan agak mengganggu pandangan, kini bezels pada TV terlihat jauh lebih tipis, sehingga justru memperindah tampilan TV. Dengan begitu Anda dapat mengisi ruang keluarga Anda dengan TV berukuran 55 inci yang tidak jauh berbeda besarnya dengan TV berukuran 46 inci.
Image-3
Memilih Ukuran TV yang tepat untuk Ruang Keluarga Anda

Semua orang suka tampilan TV layar lebar dengan nuansa yang mewah. Namun, TV yang terlalu besar juga dapat memberikan kesan sempit pada ruangan keluarga di rumah Anda. Jadi, ukuran TV mana yang lebih tepat?

Cara yang direkomendasikan dalam memilih n Full HD TV adalah dengan mengambil jarak dari TV ke sofa dalam hitungan meter dan kalikan dengan 25 untuk mendapatkan ukuran layar dalam inci. Sebagai contoh, sebuah TV yang jaraknya 2 meter dari sofa sebaiknya memiliki ukuran 50 inci. Jika jarak TV adalah tiga meter dari sofa, maka ukuran TV sebaiknya 75 inci.

Untuk UHD, karena kualitas gambar yang superior dan detail, kalikan jarak dengan 39. Sebuah TV yang hanya dua meter dari sofa, sebaiknya memiliki ukuran 78 inci. Dan TV yang tiga meter dari sofa bisa mencapai 117 inci.
Image-4
UHD Memperbesar TV Anda

UHD adalah Ultra High Definition (juga dikenal sebagai 4K), merupakan generasi terbaru TV yang mencakup jumlah pixel empat kali lebih padat daripada Full HD TV konvensional. Jika layar Full HD memiliki 1920 hingga 1080 pixel, UHD melampaui 3840 hingga 2160 pixel, untuk gambar yang jelas lebih memukau. Oleh karena itu, Anda dapat menikmati TV UHD yang lebih besar dari Full HD TV, dari jarak yang sama, tanpa pernah memperhatikan jumlah piksel atau mengkhawatirkan ketegangan mata.

Berapa jarak terbaik antara tempat duduk dari TV Anda? Organisasi standar internasional ITU-R menyarankan bahwa untuk Full HD TV 50 inch, jarak terbaiknya adalah di bawah tiga meter. Jika di bawah dua meter, Anda sebaiknya memilih TV yang lebih kecil atau lebih baik upgrade ke UHD. Kalau tidak, Anda tidak akan merasa nyaman. Untuk TV UHD layar yang lebih besar dari 85 inch, jarak antara tempat duduk dengan TV sebaiknya berkisar antara 1,6 meter dan sekitar 3,3 meter.
Image-5
Sebuah Beragam Pilihan TV

Dengan 28 ragam curved TV SUHD, mulai dari ukuran 48 inci hingga 105 inci, ditambah puluhan pilihan dalam Full HD, Samsung Electronics memiliki TV yang sesuai dengan gaya hidup yang berbeda.

Kali ini, kita akan lebih detil membahas spesifikasi TV, termasuk jenis display TV (LCD, PDP, OLED), perbandingan antara curved TV dengan TV layar datar, tingkat definisi, penopang TV yang tepat, berapa lama TV Anda akan bertahan dan masih banyak lagi.
Image-6

source : http://www.samsung.com/id/discover/tv/tips-ampuh-membeli-tv-terbaik-bagian-1-ukuran-dan-jarak-pandang/

Televisi Adalah


Televisi adalah sebuah media telekomunikasi terkenal yang berfungsi sebagai penerima siaran gambar bergerak beserta suara, baik itu yang monokrom (hitam-putih) maupun berwarna. Kata "televisi" merupakan gabungan dari kata tele (τῆλε, "jauh") dari bahasa Yunani danvisio ("penglihatan") dari bahasa Latin, sehingga televisi dapat diartikan sebagai “alat komunikasi jarak jauh yang menggunakan media visual/penglihatan.”

Penggunaan kata "Televisi" sendiri juga dapat merujuk kepada "kotak televisi", "acara televisi", ataupun "transmisi televisi". Penemuan televisi disejajarkan dengan penemuan roda, karena penemuan ini mampu mengubah peradaban dunia. Di Indonesia 'televisi' secara tidak formal sering disebut dengan TV (dibaca: tiviteve ataupun tipi.)
Kotak televisi pertama kali dijual secara komersial sejak tahun 1920-an, dan sejak saat itu televisi telah menjadi barang biasa di rumah, kantor bisnis, maupun institusi, khususnya sebagai sumber kebutuhan akan hiburan dan berita serta menjadi media periklanan. Sejak1970-an, kemunculan kaset videocakram laserDVD dan kini cakram Blu-ray, juga menjadikan kotak televisi sebagai alat untuk untuk melihat materi siaran serta hasil rekaman. Dalam tahun-tahun terakhir, siaran televisi telah dapat diakses melalui Internet, misalnya melalui iPlayer dan Hulu.
Walaupun terdapat bentuk televisi lain seperti televisi sirkuit tertutup, namun jenis televisi yang paling sering digunakan adalah televisipenyiaran, yang dibuat berdasarkan sistem penyiaran radio yang dikembangkan sekitar tahun 1920-an, menggunakan pemancar frekuensi radio berkekuatan tinggi untuk memancarkan gelombang televisi ke penerima gelombang televisi.
Penyiaran TV biasanya disebarkan melalui gelombang radio VHF dan UHF dalam jalur frekuensi yang ditetapkan antara 54-890megahertz[1]. Kini gelombang TV juga sudah memancarkan jenis suara stereo ataupun bunyi keliling di banyak negara. Hingga tahun2000, siaran TV dipancarkan dalam bentuk gelombang analog, tetapi belakangan ini perusahaan siaran publik maupun swasta kini beralih ke teknologi penyiaran digital.
Sebuah kotak televisi terdiri dari bermacam-macam sirkuit elektronik didalamnya, termasuk di antaranya sirkuit penerima dan penangkap gelombang penyiaran. Perangkat tampilan visual yang tidak memiliki perangkat penerima sinyal biasanya disebut sebagai monitor, bukannya televisi. Sebuah sistem televisi dapat dipakai dalam berbagai penggunaan teknologi seperti analog (PALNTSCSECAM), digital (DVBATSCISDB dsb.) ataupun definisi tinggi (HDTV). Sistem televisi kini juga digunakan untuk pengamatan suatu peristiwa, pengontrolan proses industri, dan pengarahan senjata, terutama untuk tempat-tempat yang biasanya terlalu berbahaya untuk diobservasi secara langsung.
Televisi amatir (ham TV atau ATV) digunakan untuk kegiatan percobaan dan hiburan publik yang dijalankan oleh operator radio amatir. Stasiun TV amatir telah digunakan pada kawasan perkotaan sebelum kemunculan stasiun TV komersial.[2]
Televisi telah memainkan peran penting dalam sosialisasi abad ke-20 dan ke-21. Pada tahun 2010iPlayer digunakan dalam aspek media sosial dalam bentuk layanan televisi internet, termasuk di antaranya adalah Facebook dan Twitter.[3]

source : https://id.wikipedia.org/wiki/Televisi